Diriku

Foto saya
Jambi, Jambi, Indonesia
Berharap memiliki makna dan arti untuk orang lain.. aku hanya seorang lelaki yang lemah segalanya.. aku hanya bisa menatap disaat kecewa menghampiri.. namun meski hati teriris pedih.. tetap satu yang membuat kudapat tersenyum yaitu "KELUARGA" I Love You Mom!! I Love You Dad!! I Love You My Brother!! because my familly i can to happy and always in my heart.. untuk cinta, gua cuma bisa bilang.. hidup ini butuh kepastian, ada hitam dan ada yang putih.. yang ku butuhkan hanyalah kepastian.. bukan janji.. tapi bukti.. jika iya katakan iya.. jika tidak katakan tidak.. karna perasaan jika satu kali dibohongi maka perasaan tersebut tak akan peka lagi terhadap cinta yang sesungguhnya, karna hati selalu merasa dibohongi.. seperti itu lah diriku saat ini, yang tak bisa mencintai karna terlalu sering disakiti.. dalam cinta yang kudapat hanya janji namun dari orang tuaku, tak ada bukti yang diberikan karna janji.. namun karna hati yang ingin memberi.. bagiku keluarga adalah nomer satu dibandingkan cinta.. mati karna cinta? bodoh!!! cinta tak hanya satu didunia.. cari lagi yang lain..
Aku ingin suatu hari nanti, aku dapat membahagiakan orang tua dan adikku.. aku ingin memberikan yang terbaik untuk mereka, aku tak ingin mengecewakan mereka dengan yang dapat melukai hati mereka dan aku berharap tuhan memberikan mereka kebahagiaan dengan tanpa kehadiran sebuah kekecewaan..dan untuk kekasihku.. Aku ingin kau dapat mengerti perasaanku dan dapat menghargai aku sebagai kekasihmu.. Aku berharap kau dapat memahami diri ini yang tak bisa memberikan kebahagiaan untukmu.. Aku sayang kamu, semoga kau yang terakhir yang akan mendampingi hidupku..

Minggu, 08 April 2012

"Hati yang tersirat"

hatimu bagai angin yang berbisik..
ada namun tak dapat kusentuh ..
dan hatimu seperti kicauan burung yang merdu..
takkan pernah ada yang tahu isi dan makna kicauan itu..


tak seperti alunan gitar yang biasa kumainkan..
yang selalu beriringan dengan nyanyian..
nyanyian-nyanyian yang langsung mengutarakan perasaan..
bagai anak panah yang langsung menempuh titik papan tujuan..


telah kucoba untuk mengartikan bisikan angin itu..
namun yang kudapat hanyalah bisikan yang selalu berubah-ubah..
kucoba mendengar kicauan burung itu..
tapi aku terlarut dalam nada yang tak dapat kuartikan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

katakan sejujurnya tentang pendapat anda.. terimakasih..