Diriku

Foto saya
Jambi, Jambi, Indonesia
Berharap memiliki makna dan arti untuk orang lain.. aku hanya seorang lelaki yang lemah segalanya.. aku hanya bisa menatap disaat kecewa menghampiri.. namun meski hati teriris pedih.. tetap satu yang membuat kudapat tersenyum yaitu "KELUARGA" I Love You Mom!! I Love You Dad!! I Love You My Brother!! because my familly i can to happy and always in my heart.. untuk cinta, gua cuma bisa bilang.. hidup ini butuh kepastian, ada hitam dan ada yang putih.. yang ku butuhkan hanyalah kepastian.. bukan janji.. tapi bukti.. jika iya katakan iya.. jika tidak katakan tidak.. karna perasaan jika satu kali dibohongi maka perasaan tersebut tak akan peka lagi terhadap cinta yang sesungguhnya, karna hati selalu merasa dibohongi.. seperti itu lah diriku saat ini, yang tak bisa mencintai karna terlalu sering disakiti.. dalam cinta yang kudapat hanya janji namun dari orang tuaku, tak ada bukti yang diberikan karna janji.. namun karna hati yang ingin memberi.. bagiku keluarga adalah nomer satu dibandingkan cinta.. mati karna cinta? bodoh!!! cinta tak hanya satu didunia.. cari lagi yang lain..
Aku ingin suatu hari nanti, aku dapat membahagiakan orang tua dan adikku.. aku ingin memberikan yang terbaik untuk mereka, aku tak ingin mengecewakan mereka dengan yang dapat melukai hati mereka dan aku berharap tuhan memberikan mereka kebahagiaan dengan tanpa kehadiran sebuah kekecewaan..dan untuk kekasihku.. Aku ingin kau dapat mengerti perasaanku dan dapat menghargai aku sebagai kekasihmu.. Aku berharap kau dapat memahami diri ini yang tak bisa memberikan kebahagiaan untukmu.. Aku sayang kamu, semoga kau yang terakhir yang akan mendampingi hidupku..

Sabtu, 24 Maret 2012

"Kenangan"

dibebukitan gundul yang kaktus, tak lagi tumbuh disitu..
kulihat dirimu berjalan dalam bayang-bayang hidupku..
tapi masih sempat kutangkap nyanyianmu, kerinduanmu yang menikam..


kemudian aku mendengar engkau berdo'a..
agar tidak kukumpulkan lagi ranting-ranting kering yang dipatahkan kaki burung..
untuk menghangatkan tubuhku karna dingin..



sudah jinak harapan, tinggal angan-angan..
tapi tetap kupanggilkau dalam seluruh dzikirku..
senyummu telah membuka kegelapan kufurku..


namun...
telah pula melumpuhkan..
semangat hidupku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

katakan sejujurnya tentang pendapat anda.. terimakasih..